Ballon D’Or 2025 Milik Dembélé, dari Bakat Bermasalah Jadi Bintang Dunia

Ousmane Dembélé menutup tahun ini dengan torehan terbesar sepanjang kariernya: Ballon d’Or 2025. Gelar prestisius itu menjadikan penyerang Paris Saint-Germain (PSG) sebagai pemain Prancis pertama yang meraihnya sejak Karim Benzema pada 2022.

Bagi Dembélé, trofi ini bukan sekadar simbol prestasi individu, melainkan bukti perjalanan panjang seorang pemain yang dulu sempat dicap bakat bermasalah.

Ousmane Dembélé mencium trofi Ballon d’Or pada malam penganugerahan Ballon d’Or 2025 di Théâtre du Châtelet, Paris, Senin (22/9/2025). (Sumber: CNBC)

Saat masih berseragam Barcelona, Dembélé berkali-kali diganggu cedera yang membuatnya lebih banyak absen ketimbang bermain. Di luar lapangan, ia juga kerap dikritik karena kebiasaan hidupnya.

Pintu perubahan terbuka saat ia pindah ke PSG. Bersama pelatih Luis Enrique, Dembélé mendapat peran baru sebagai ujung tombak dengan pressing yang agresif. Ia juga mulai disiplin menjaga tubuhnya.

“Sekarang saya lebih profesional. Bahkan di hari libur, saya tetap fokus untuk recovery,” kata Dembélé dilansir Dynamo.

Hasilnya terlihat jelas di musim 2024/25. Dembélé tampil konsisten dan mengantarkan PSG meraih 5 gelar domestik maupun kontinental. Puncaknya datang ketika namanya diumumkan sebagai pemenang Ballon d’Or di Paris, sebuah momen yang membuatnya tak kuasa menahan air mata.

“Saya memikirkan keluarga saya, para penggemar, dan semua orang yang mendukung saya. Trofi ini juga milik mereka,” ucapnya dengan emosional, dikutip Reuters.

Dari pemain muda yang nyaris tenggelam oleh cedera dan kritik, Dembélé menjelma jadi ikon inspiratif baru di dunia sepak bola.

Penulis: Galih Abrurynandi Editor: Fadhilatul Dewi Anggraeni
Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama