Runner Up Heptathlon Dunia, O’Connor dan Cerita dari Rintangan ke Podium

Kate O’Connor mencatat sejarah untuk Irlandia dengan meraih medali perak pada nomor heptathlon di World Athletics Championships (WAC) 2025, yang berlangsung di Tokyo, Jepang, 13–21 September lalu. Torehan ini menjadi pencapaian gemilang, mengingat persaingan di nomor multi-event tersebut dikenal sangat ketat dan menuntut konsistensi performa di tujuh cabang berbeda.


Kate O'Connor berfoto dengan medali perak dan bendera Irlandia di ajang World Athletics Championsips 2025. (Sumber: BBC)

Bagi O’Connor, podium kali ini bukan sekadar hasil dari dua hari bertanding. Ia sempat menghadapi momen menegangkan ketika cedera lutut dialami pada sesi long jump. Kondisi itu membuat langkahnya terseok, tapi ia tetap memilih melanjutkan sisa rangkaian kompetisi.

“Yesterday I had the day of dreams … Today, I had a pretty solid long jump but I really hurt my knee … I was running off pure adrenaline,” kata O’Connor setelah perlombaan, dikutip dari The Sun.

Meski terbatas oleh cedera, O’Connor menutup kompetisi dengan catatan impresif: mencetak “personal best” di lima dari tujuh disiplin, sekaligus rekor nasional Irlandia baru dengan total 6.714 poin. “I’ve had the year of my dreams … I’m just so proud of my team and everyone around me,” ucapnya dilansir RTE.

Prestasi ini melanjutkan jejak konsistensinya sejak muda. O’Connor sebelumnya sudah meraih medali perak di Kejuaraan U-20 Eropa 2019, menjadi wanita Irlandia pertama yang melewati 6.000 poin heptathlon, serta mengoleksi medali emas di World University Games 2025 dan perunggu di Kejuaraan Eropa Indoor 2025.

Bagi Irlandia, pencapaian di Tokyo menjadi salah satu hasil terbaik di nomor heptathlon pada ajang kejuaraan dunia. O’Connor kini masuk radar sebagai atlet potensial untuk Olimpiade Paris 2028 mendatang.


Penulis: Galih Abrurynandi Editor: Fadhilatul Dewi Anggraeni
Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama