Giuseppe Meazza: Ambisi & Rekor Tak Terkalahkan Inter di UCL

Inter Milan berhasil mengandaskan perlawanan Slavia Praha dengan skor 3-0 pada fase grup UEFA Champions League, Selasa (1/10/2025) di Stadion Giuseppe Meazza. Kemenangan ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Nerazzurri (julukan Inter Milan) di kandang selama 3 tahun terakhir.

A group of men in football uniforms
Pemain Inter Milan setelah gol Lautaro Martinez pada fase grup UEFA Champions League, Selasa (1/10/2025). (Instagram/Inter)

Stadion Giuseppe Meazza (nama lain Stadion San Siro) kembali menjadi benteng kokoh untuk Inter Milan. Melansir dari BeSoccer, Inter melakukan 15 laga di kandang pada laga UCL, 11 diantaranya berakhir tanpa kebobolan.

Rekor ini telah bertahan selama 3 tahun sejak kekalahan terakhir mereka, yakni saat ditundukkan Bayern Munich 0-2 pada fase grup UCL 2022/2023.

Pelatih Cristian Chivu menilai atmosfer Giuseppe Meazza memberi energi tambahan bagi skuadnya. “Kami selalu merasa punya kekuatan ekstra di sini. Pemain merasakan atmosfer, dan itu mengubah cara mereka berlari, bertahan, dan menyerang,” ujarnya usai laga, melansir dari Reuters.

Dukungan tifosi (pendukung) dianggap sebagai faktor kunci dibalik konsistensi Inter setiap kali bermain di kandang.

Lebih dari sekadar catatan statistik, tren ini mencerminkan mentalitas baru Nerazzurri. Disiplin pertahanan, serangan efektif, dan dorongan suporter membuat Giuseppe Meazza bukan hanya stadion, melainkan simbol ambisi Inter untuk kembali menjadi kekuatan besar di pentas Eropa. Penulis: Galih Abrurynandi Editor: Fadhilatul Dewi Anggraeni

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama