| Sumber: BAY STUDIOS |
Tahukah Anda? Awalnya pilates dinamai Contrology oleh Joseph Hubertus Pilates pada awal abad ke-20. Dia memiliki tubuh yang lemah karena menderita penyakit rakhitis dan asma. Dikutip dari National Pilates Certification Program, pilates menciptakan alat yang dirancang untuk memperbaiki disfungsi fisik sekaligus mengkondisikan tubuh. Alat ini juga menjadi cikal bakal Universal Reformer. Untuk Apa Diciptakan? Tujuan pertama diciptakannya pilates untuk membantu pemulihan tubuh dengan rutin melakukan latihan yang menyatukan gerakan dan pikiran. Joseph sendiri mempelajari berbagai jenis olahraga, mulai dari yoga, senam, hingga bela diri untuk memulihkan tubuhnya. Bagaimana Persebarannya? Pilates menjadi olahraga yang cepat tren di kalangan wanita karena terbukti efektif memperkuat otot inti dan mempercepat pemulihan dari cedera. Persebarannya mulai ke seluruh Amerika Serikat hingga ke Indonesia. Dari latihan para penari profesional dan atlet hingga ke masyarakat biasa. Di Indonesia sendiri, pilates menjadi tren yang membuat para wanita Fear of missing out (FOMO). Olahraga ini menjadi salah satu solusi untuk latihan ringan dan berkelas seperti Yoga. Banyak wanita beralih ke pilates dengan indikator utama bahwa pilates adalah olahraga yang hits dan mahal. Penulis: Olde Ladys Sinaga Editor: Ahmad Syahbani