DBL JOGJA 2025 : Siapakah Pemegang Takhta di Yogyakarta?

Yogyakarta, LensaRaga – Honda DBL with Kopi Good Day 2025 Yogyakarta siap kembali memanaskan gelanggang basket SMA/Sederajat. Gelaran basket tahunan ini akan berlangsung mulai 17-31 Oktober 2025 di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Daftar SMA yang akan bertanding pada gelaran Honda DBL 2025 (boys). (sumber/@dbljogja)

Turnamen ini menghadirkan 27 tim putra dan 18 tim putri dari berbagai sekolah di Daerah Istimewa Yogyakarta. Pertandingan ini masih ajang paling bergengsi bagi pelajar untuk menunjukkan kemampuan terbaik di bawah sorotan publik. 

Musim lalu, DBL Yogyakarta mencatat kisah menarik. Tim putri SMA Olifant Yogyakarta sukses mempertahankan tahta selama tiga musim beruntun 2022–2024, sementara di sektor putra, SMA BOPKRI 1 Yogyakarta (BOSA) masih menjadi raja tak tergoyahkan. Kendati demikian, tahun ini diprediksi perebutan juara tidak semudah musim sebelumnya.

“Menurut saya dengan berkembangnya basket di Jogja sekarang susah menentukan siapa yang akan menjadi calon juara DBL tahun ini. Namun, dengan komposisi semua tim SMA yang ada di Jogja, BOSA masih memiliki tim yang solid dan menjanjikan,” ujar Muhammad Zabir, mantan finalis DBL Jogja 2023.

Zabir juga menyebut sejumlah tim yang berpotensi menjadi penantang kuat di musim ini. “Untuk prediksi, mungkin beberapa tim seperti Muhi, Olifant, Budi Utama, dan Patbhe akan menjadi tim yang sangat kuat. Sekolah-sekolah itu punya pemain beasiswa yang sudah terbukti skill-nya di DBL tahun sebelumnya. Tapi menurut saya, tim yang menarik dan bisa jadi kuda hitam baru di DBL tahun ini adalah Budi Utama,” jelasnya.

Selain menyuguhkan pertandingan basket, DBL Yogyakarta 2025 juga akan menghadirkan Azarine DBL Dance Competition dengan tema “Shine Like a Star.” Kompetisi ini memberi ruang bagi tim dance tiap sekolah untuk berkreasi lewat koreografi yang segar dan atraktif.

DBL di Yogyakarta pertama kali digelar tahun 2008 dan berkembang lebih dari sekadar kompetisi. Pada tahun 2019, DBL turut fokus pada pengembangan talenta basket muda dengan mendirikan DBL Academy Yogyakarta. Akademi ini berstandar internasional serta dilengkapi fasilitas dan kurikulum dari World Basketball Academy (WBA) Australia.

“Harapan saya untuk tahun ini, semoga DBL tetap menjadi wadah anak-anak muda Jogja untuk mengembangkan skill mereka dan menjadi tempat bagi mereka yang memiliki cita-cita besar di DBL,” tutup Zabir.

Honda DBL with Kopi Good Day 2025–2026 akan berlangsung di 31 kota dan 22 provinsi di Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Dengan sistem setengah kompetisi yang memberi peluang sama bagi setiap tim untuk mencetak kejutan, DBL Jogja 2025 dijamin akan kembali menghadirkan atmosfer persaingan sengit dan semangat pelajar yang membara. Penulis: Haidar Aufa Editor: Fadhilatul Dewi Anggraeni

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama