Perjalanan karir Marc Márquez di MotoGP memasuki babak baru setelah kepindahannya dari Honda ke Ducati di tahun 2024 lalu. Keputusan besar ini menjadi sorotan dunia mengingat kiprahnya di dunia balap sangat lekat dengan dominasinya bersama tim Repsol Honda.
| Marc Márquez memeluk trofi MotoGP usai meraih gelar juara MotoGP 2025 dalam GP Jepang di Motegi, Minggu (28/09/2025). (Sumber: REUTERS/Kim Kyung-Hoon) |
Cedera panjang dan penurunan performa selama beberapa tahun ke belakang mendorong The Baby Alien - julukan Márquez - mengambil langkah berani untuk kembali menuju jalur kejayaan.
Adaptasi Márquez bersama Ducati berjalan relatif cepat. Gaya balap agresifnya yang khas dinilai cocok dengan karakter motor Desmosedici yang bertenaga. Melansir dari Crash.net, Márquez mengaku tantangan terbesar bukan hanya menguasai motor baru, tetapi juga membangun komunikasi yang solid dengan kru teknis Ducati.
Minggu, 28 September 2025, Márquez resmi mengunci gelar juara dunia MotoGP 2025 setelah finis di posisi kedua pada GP Jepang di Motegi. Melansir dari Reuters, Selain menjadi gelar MotoGP ke-7, gelar juara ini juga mengakhiri puasa gelar Márquez yang berlangsung sejak 2019.
Transformasi Márquez dari Honda ke Ducati kini menjadi salah satu narasi terbesar dalam dunia MotoGP. Kepindahannya dari Honda ke Ducati menjadi simbol ketekunan, keberanian mengambil risiko, serta pembuktian diri setelah masa-masa sulit akibat cedera.
Penulis: Galih Abrurynandi Editor: Fadhilatul Dewi Anggraeni